
Etika merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Etika berkaitan dengan perilaku dan tindakan manusia yang baik dan benar. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk memiliki etika yang baik.
Pembentukan etika dapat dilakukan sejak dini, salah satunya melalui pendidikan. Pendidikan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang etika kepada anak. Selain itu, pendidikan juga dapat memberikan contoh yang baik kepada anak.
Salah satu SMP Islam di Bandung yang menerapkan metode pemberian contoh secara langsung dalam pembentukan etika adalah SMP Al Masoem. SMP Al Masoem adalah lembaga pendidikan Islam yang berlokasi di Sumedang, Jawa Barat.
SMP Al Masoem memiliki visi untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu pengetahuan, dan memiliki keterampilan. Salah satu upaya untuk mewujudkan visi tersebut adalah dengan membentuk etika yang baik kepada para siswa.
SMP Al Masoem menerapkan metode pemberian contoh secara langsung dalam pembentukan etika. Metode ini dilakukan dengan cara memberikan contoh yang baik kepada siswa oleh guru, tenaga kependidikan, dan pengasuh pesantren.
Guru, tenaga kependidikan, dan pengasuh pesantren di SMP Al Masoem selalu memberikan contoh yang baik kepada siswa dalam berbagai aspek kehidupan, seperti:
Guru, tenaga kependidikan, dan pengasuh pesantren selalu datang tepat waktu, berpakaian rapi, dan bersikap sopan. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi siswa untuk disiplin dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam berbahasa juga guru wajib mencontohkan bahasa yang baik dan benar. Sopan dan yang pasti sesuai dengan titel seorang guru. Uniknya guru Al Masoem dituntut untuk bisa melayani siswa terutama siswa SD secara maksimal dari ketika siswa kelas satu yang masih suka (maaf) pup di celana sudah jadi SOP guru dan wali kelas untuk membersihkan dan memberi pakaian ganti kepada siswa seperti itu.
Guru, tenaga kependidikan, dan pengasuh pesantren selalu bersikap jujur, amanah, sopan santun, dan saling menghormati. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi siswa untuk memiliki akhlak yang mulia. Tanpa adanya contoh dari guru anak akan lebih mudah untuk ngeyel ketika guru tersebut menyuruh anak atau peserta didiknya untuk menurut dengan perintahnya.
Guru, tenaga kependidikan, dan pengasuh pesantren selalu peduli terhadap sesama, baik sesama siswa, guru, tenaga kependidikan, maupun masyarakat sekitar. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi siswa untuk menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama.
Selain memberikan contoh, SMP Al Masoem juga memberikan pembinaan etika kepada siswa. Pembinaan etika dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti:
Dalam pengajian, siswa diberikan pemahaman tentang etika dari sudut pandang Islam. Pengajian sendiri rutin dilaksanakan setiap Rabu sore untuk karyawan dan setiap malam minggu bagi santri pesantren siswa Al Masoem.
Dalam diskusi, siswa diajak untuk berdiskusi tentang etika. Diskusi sendiri kami sebut dengan istilah SPAM yaitu kegiatan dengan wali kelas yang dilaksanakan selama 2 minggu satu kali di hari senin pagi. Karena upacara bendera di Al Masoem dilaksanakan setiap 2 minggu sekali berbagi waktu antara siswa SMP dan SMA. Selain itu khusus kegiatan hari Jumat ada yang namanya keputrian merupakan diskusi antar guru perempuan dengan siswi yang membahas tentang berbagai macam hal seperti tips menjadi perempuan muslimah.
Ini yang paling unik dan berbeda dengan sekolah atau pesantren lainnya yaitu Al Masoem masuk ke dalam sekolah dan pesantren ramah anak. Al Ma'soem sekolah yang tidak menyajikan hukuman fisik kepada siswa dan santrinya yang melanggar. Tapi kami menggunakan sistem poin pelanggaran. Dimana ketika siswa dan santri melewati batas poin yang mereka miliki, maka ada konsekuensi tersendiri seperti orang tua dipanggil ke sekolah bahkan dikembalikan kepada orang tua.
Metode pemberian contoh secara langsung dan pembinaan etika yang diterapkan oleh SMP dan SMA Al Masoem telah terbukti efektif dalam membentuk etika yang baik kepada siswa. Hal ini terlihat dari perilaku dan tindakan siswa yang sehari-hari. Siswa di SMP Al Masoem dikenal sebagai siswa yang disiplin, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama.
Berikut adalah beberapa contoh perilaku dan tindakan siswa di SMP Al Masoem yang menunjukkan bahwa mereka memiliki etika yang baik:
Pembentukan etika yang baik kepada siswa merupakan hal yang penting. Etika yang baik akan menjadi bekal bagi siswa untuk menjadi pribadi yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat.