rajapress

Fahri Hamzah: Sistem Pemilihan Presiden MPR Harus Berbasis Electoral College ala Amerika Serikat

9 Jun 2024  |  613x | Ditulis oleh : Admin
Fahri Hamzah: Sistem Pemilihan Presiden MPR Harus Berbasis Electoral College ala Amerika Serikat

Fahri Hamzah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Gelombang Indonesia Raya (Gelora), menyatakan bahwa sistem pemilihan presiden Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) harus berbasis electoral college ala Amerika Serikat. Menurut Fahri Hamzah, pemilihan presiden MPR dengan sistem ini akan memberikan representasi yang lebih adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Electoral college adalah sistem di mana setiap negara bagian memiliki sejumlah "suara elektoral" yang dihitung berdasarkan jumlah penduduknya. Konsep ini memastikan bahwa setiap negara bagian memiliki pengaruh yang seimbang dalam pemilihan presiden. Fahri Hamzah meyakini bahwa menerapkan sistem ini akan mengurangi ketimpangan representasi antara daerah yang padat penduduk dan daerah yang lebih terpencil.

Fahri Hamzah menekankan bahwa saat ini, sistem pemilihan presiden MPR cenderung cenderung memberikan kelebihan representasi bagi daerah-daerah dengan populasi besar, seperti Jawa dan Sumatera, sementara daerah-daerah kecil seperti Papua, Nusa Tenggara, dan Maluku seringkali terpinggirkan dalam proses pemilihan presiden. Dengan menerapkan sistem electoral college, setiap daerah akan memiliki suara elektoral yang memberikan keadilan secara proporsional.

Selain itu, Fahri Hamzah juga menegaskan bahwa sistem ini akan mendorong calon presiden untuk lebih memperhatikan kebutuhan seluruh daerah di Indonesia, bukan hanya fokus pada daerah-daerah yang memiliki populasi besar. Hal ini diharapkan akan meningkatkan kesetaraan dan keadilan dalam pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Meskipun ide ini masih kontroversial dan memerlukan diskusi lebih lanjut, kontribusi Fahri Hamzah dalam mengusulkan sistem pemilihan presiden MPR berbasis electoral college ala Amerika Serikat menjadi sebuah pembahasan yang penting dalam menjaga demokrasi yang adil dan merata di Indonesia.

Dengan demikian, perdebatan mengenai sistem pemilihan presiden MPR akan terus berlanjut, namun usulan seperti yang diajukan oleh Fahri Hamzah memberikan pandangan baru dan penting dalam upaya menciptakan sistem yang lebih adil dan representatif dalam proses demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: